Saint Loco : Kita Coba Lebih Dewasa

Setelah lumayan lama enggak kedengaran kabarnya, kelompok musik yang bisa dibilang ‘lain dari yang lain’ ini bakalan merilis album baru. Sore hari yang cerah, tim Surya Pro janjian sama enam anak muda ini buat ngobrol santai di Star Bucks Thamrin. Ditemani sama seorang manajernya, kami pun terlibat pembicaraan seru seputar rencana perilisan album baru Saint Loco. Memilih tempat duduk di pojok, Iwan (gitaris), Gilbert (bassis), Nyonk (drummer), Joe (vokalis), Tius (Spinner) dan Berry (MC) terlihat santai dengan mengenakan pakaian kasual. Joe pun langsung menyapa kami dengan kalimat, “Mau ngobrol apa nih kita?,” yang diiringi dengan senyuman.
Yang jadi concern utama kami, tentunya isu seputar album baru mereka. Tanpa banyak basa basi kami pun langsung menanyakan hal ini. Ternyata pertanyaan pancingan disambut baik oleh Saint Loco, terutama Joe dan Nyonk. Dengan lumayan antusias mereka cerita kalau album baru Saint Loco sebenarnya sudah mencapai tahap akhir, yakni proses mastering. Bisa dibilang album mereka tinggal 1% lagi rampung dan tinggal menunggu moment yang pas untuk perilisan yaitu menunggu setelah hari Lebaran. Nah, kalau gitu bener dong ya isu yang bilang Saint Loco bakalan merilis album kedua mereka.
Terus kira-kira proses kreatifnya kayak apa sih? Menjawab pertanyaan ini, jawaban pertama yang terlontar adalah kata lama. Loh, kenapa lama? Ternyata Saint Loco sudah mengumpulkan materi album selama enam bulan terakhir. Lamanya penggarapan album ini antara lain dikarenakan personil Saint Loco kerap kali bentrok dengan jadwal manggung atau job lainnya. Nah yang spesial kali ini Saint Loco berusaha untuk menjadikan album kedua mereka lebih dewasa dari album sebelumnya. Mereka bilang sih Saint Loco berusaha lebih dewasa dalam penyajian, terutama dari segi musik itu sendiri.”Menurut kita musik itu enggak harus ribet atau susah-susah dan yang penting enak didenger,” jelas Joe. Dewasa yang dimaksud Saint Loco juga berkaitan sama proses penggarapan dimana semua personil lebih terlibat dalam proses kreatifnya. Kalau sebelumya lirik banyak digarap sama Berry dan Joe, untuk album ini semua personil punya kontribusinya masing-masing.
Dari soal tema sendiri album baru ini juga ternyata punya pesan kedepan yang lebih serius. “Banyak message di album ini, inikan album kedua kita, yang artinya langkah kita buat transisi ke langkah selanjutnya,” jelas Berry. “Isinya semacam loe harus ngapain dalam hidup dan kebanyakan sih pesan-pesan positif dimana kita pengen dunia jadi tempat yang lebih baik terutama buat anak-anak kaya kita gini,” tambahnya. Hmm, kira-kira pesan positif kayak apa sih yang dimaksud Berry? Jawabannya bisa kita simak di single mereka ‘Terapi Energi’ yang ingin menyampaikan energi positif buat anak-anak muda. “Youth disini punya energi yang bagus-bagus cuma enggak tersalurkan, kita pengen memicu mereka untuk punya energi yang positif,” ujar Berry lagi. Sst… ada satu kejutan lagi nih! Single yang rencananya bakalan jadi andalan mereka ternyata kolaborasi barengan sama Astrid lho.
Hmm, jadi penasaran banget nih sama album terbarunya Saint Loco

jelek banget blognya berantakan ga lengkap
ga ada lagunya ga ada video daftar lagu juga dikasih
yang punya blog ga ada inisiatif ya buka punya gw aja nih
http://endino.wordpress.com
lah..! jadul blognya…
mang masih jamanapa saint loco…?
payah yang bikin, yang bikin ndre sih,,,